Kalurahan Kebonharjo
Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo - 34
Administrator | 17 Januari 2025 | 207 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
17 Januari 2025
207 Kali Dibaca
Kamis Pon, 16 Januari 2025 dengan memakai baju adat Jawa, permainan egrang menjadi kegiatan pada ekstra kemataraman di SD Muhammadiyah Jarakan yang berada di Padukuhan Jarakan, Kebonharjo, Samigaluh, Kulon Progo. Egrang merupakan salah satu permainan tradisional khas Indonesia yang juga digolongkan sebagai bagian dari olahraga tradisional. Tatik Purwantari , S.Pd selaku pembimbing ekstra kemataraman menginfokan pada anak-anak untuk membuat egrang di rumah dengan ukuran panjang 2,5 cm dan pijakan lebar 20 cm dan tinggi dari bawah ke pijakan 50 cm dari bambu.
Engrang merupakan permainan tradisional dengan memanfaatkan dua pasang tongkat bambu panjang yang diberi tempat pijakan kaki. Cara memainkan engrang pada dasarnya cukup sederhana, yakni dengan cara menaiki tongkat bambu tersebut kemudian pemainnya diminta untuk berjalan dengan menggunakan kaki egrang. Namun hal tersebut tentu tidak mudah untuk dilakukan sebab para pemainnya harus memiliki kesimbangan yang baik.
Permainan egrang termasuk permainan tradisional yang bisa mendatangkan banyak manfaat positif bagi seseorang. Misalnya saja untuk melatih keberanian, ketekunan, kesabaran, hingga melatih kekuatan dan keseimbangan fisik. Sebelum bermain egrang dimulai, guru memberi penjelasan tentang permainan egrang disebut sebagai salah satu tradisi yang berasal dari Lampung dengan nama terompang pancung. Namun engrang tidak saja dapat ditemukan di Lampung namun juga dapat ditemukan pada beberapa daerah lain di Indonesia. Misalnya saja di Sumatera Barat, engrang dikenal dengan sebutan tengkak (pincang), kemudian Bengkulu menyebutnya sebagai ingkau (sepatu bambu), wilayah Jawa disebut sebagai jangkungan, dan di Kalimantan Barat disebut batungkau. Permainan egrang bisa dilakukan di lapangan luas.
Permainan atau olahraga tradisional ini memiliki makna yang kuat dalam permainan ini harus dimainkan dengan niat yang kuat. Saat kaki sudah dipijakan bambu, kemudian mencondongkan badan ke depan untuk berjalan maka sang pemain tidak boleh ragu-ragu. Pemain harus berjalan cepat supaya seimbang dan tidak jatuh, jika terjatuh akan terasa sakit. Ini sama halnya dengan kehidupan. Ketika kita sudah mengambil suatu keputusan, kita harus bertekad dan berkomitmen untuk menyelesaikannya dan tidak boleh ragu-ragu.
Nilai-nilai seperti sportifitas, kerja keras, keuletan sangat kental tercermin dalam nilai budaya pada permainan Egrang ini. Nilai sportifitas tercermin pada pemain yang bisa menerima kekalahan dengan lapang dada, dan pemain tidak berbuat curang selama permainan berlangsung. Nilai kerja keras tercermin dari semangat si pemain itu sendiri, yang berusaha agar bisa berjalan dengan cepat dan stabil hingga sampai ke tempat yang sudah ditentukan. Kemudian, nilai keuletan dapat terlihat pada proses pembuatan tongkat kayu yang akan digunakan untuk Egrang, di mana bambu harus dibuat sebaik mungkin supaya tidak patah atau rusak ketika dinaiki oleh pemain.
SD Muhammadiyah Jarakan membudidayakan permainan Egrang agar permainan tradisional ini tidak punah. Untuk kegiatan ekstrakurikuler kemataraman ke depannya dengan berbagai permainan seperti Gasing, Petak Umpet, Gobak Sodor, dan sebagainya. Permainan tradisonal harus dilestarikan sebagai kearifan lokal jangan sampai punah.
Penulis
Tatik Purwantari, S.Pd
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1178
Populasi
1209
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
2387
1178
Laki-laki
1209
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
2387
TOTAL
Aparatur Kalurahan
Lurah
SUGIMO, S.IP
Carik
DWI BUDIATUN, S.Pd,Si
Panata Laksana Sarta Pangripta
HERI WIDODO, SE
Danarta
SAPTONO
Ulu - Ulu
SUYANTO
Kamituwa
IHSAN SETIAWAN, S.Tr.P
Dukuh Jarakan
ROCHID FATONI, S.Pd
Dukuh Kedunggupit
RISMANTO
Dukuh Gebang
GUNANTO
Dukuh Dangsambuh
AJI PRASETYO, A.Md
Dukuh Kleben
RATMININGSIH
Jagabaya
PURWANTA, A.Ma
Dukuh Gowok
SUNARDI
Dukuh Kaliduren
SUKARMAN
Dukuh Jeringan
SUMARNO
Dukuh Pringtali
KURNIAWAN
Dukuh Pelem
AGUSTINUS SUPRIYONO
Kalurahan Kebonharjo
Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, 34
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN
Masuk
Menu Kategori
Arsip Artikel
18.807 Kali
Mari samakan Identitas di SPPT PBB P2 dengan SHM
.png)
5.686 Kali
Silase Si Pakan Ternak Berkualitas dan Tahan Lama
3.772 Kali
Penemuan Kasus TB aktif melalui Skrining
3.120 Kali
KTP, KK, KIA Jadi Pengganti Kartu BPJS
2.638 Kali
PANDUAN PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI TAHUN 2026
2.543 Kali
Kalurahan Kebonharjo Membentuk Ruang Komunitas Digital Desa dalam Mewujudkan Desa Cerdas
.png)
2.363 Kali
Emas Hijau dari Ujung Barat Jogjakarta
25 Kali
PENGUMUMAN SELEKSI OPEN RECRUITMENT BUMDes BINANGUN BABAR ANYAR
21 Kali
GAPOKTAN KEBONHARJO GANDENG PT SOBI UNTUK MELEJITKAN DAYA JUAL PERKEBUNAN
54 Kali
Menuju Kalurahan Inklusif, Pemkal Kebonharjo Gelar Pembahasan Draf Perkal tentang Pelindungan Penyandang Disabilitas
80 Kali
Mari Datang Ke Posyandu pada Bulan Agustus 2026
46 Kali
WASPADA MUSIM KEMARAU 2026: AKSI BERSAMA KEBONHARJO
34 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan dan Penghidupan, Warga Kebonharjo Ikuti Pelatihan Dasar Penanggulangan Bencana Inklusif
76 Kali
Kebonharjo Borong Prestasi: Raih Peringkat IV PPID Award 2026 dan Lunas PBB-P2 Tingkat Kabupaten
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 2,390 |
| Kemarin | : | 3,397 |
| Total | : | 592,837 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar