Desa Kebonharjo

Kecamatan Samigaluh
Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Artikel

Silase Si Pakan Ternak Berkualitas dan Tahan Lama

Administrator

18 September 2019

5.631 Kali Dibaca

Mata pencaharian dusun pringtali salah satunya adalah peternakan. Hampir semua masyarakat Dusun Pringtali mempunyai ternak salah satunya yaitu sapi dan kambing. Biasanya warga memberi makan ternak mereka dengan daun hijauan dan rumput-rumput yang didapat di sekitaran rumah.

Peternakan rakyat masih memegang peranan sebagai aset terbesar dalam pembangunan peternakan nasional, tetapi sampai saat ini tipologinya masih bersifat sambilan (tradisional) yang dibatasi oleh usaha kecil, teknologi sederhana, dan produknya berkualitas rendah (Seohadji,11995). Menurut aziz (1993) peternakan rakyat mempunyai ciri-ciri yaitu skala usaha nya relatif kecil, merupakan usaha rumah tangga, dilakukan sebagai usaha sampingan menggunakan teknologi sederhana sehingga produktivitas rendah dan mutu produk tidak seragam, serta bersifat padat karya.

Ternak sapi merupakan salah satu hewan ruminansia dengan alat pencernaan yang terbagi atas empat bagian yakni rumen, retikulum, omasum dan abomasum. Dengan alat ini mampu menampung jumlah bahan pakan yang besar dan mampu mencerna bahan pakan yang kandungan serat kasarnya tinggi sehingga pakan pokok hewan ini berupa hijauan atau rumput dan pakan penguat sebagai tambahan. Pada umumnya bahan pakan hijauan diberikan dalam jumlah 10% dari berat badan dan pakan penguat cukup 1% dari berat badan (Sugeng,2003).

Mayoritas warga Dusun Pringtali memberi makan ternaknya hijaun dan daun-daun yang di dapat di lahan sekitar. Namun pada saat musim kemarau warga sangat sulit untuk mendapatkan hijauan dikarenakan hijauan pada musim kemarau sulit didapatkan musim kemarau yang panjang tentu berakibat signifikan terhadap ketersediaan pakan ternak hijauan. Jika pasokan pakan jumlahnya menyusut, bahkan sangat sulit didapat, maka hal itu bisa mengancam keberlangsungan peternakan rakyat. untuk mengatasi kelangkaan pakan tersebut maka kami memberikan program kerja tentang pembuatan pakan ternak atau yang di sebut dengan silase tujuan dari pembuatan silase adalah sebagai alternatif pakan ternak pada musim kemarau, meskipun hal ini sangat kondratiktif dengan kondisi ketersediaan pakan hijauan pada saat musim hujan, namun dengan adanya silase kesulitan dalam memperoleh pakan ternak pada musim kemarau pun dapat teratasi. Selain itu, tujuan dibuatnya silase adalah untuk memaksimalkan pengawetan kandungan nutrisi yang terdapat pada hijauan atau bahan ternak lainnya, agar bias disimpan pada kurun waktu yang lama. Pembuatan silase disambut warga dengan antusias karena warga ingin mengetahui cara pembuatan silase tersebut.

Silase adalah hijauan berkadar air tinggi yang diawetkan dengan asam-asam baik secara alamiah maupun dengan buatan dalam kondisi tanpa oksigen. Berbeda dengan hay nya yang membutuhkan kadar air 15-20% untuk menjadi awet, silase diproduksi dengan memanen hijauan pada kadar air yang lebih tinggi(>80%) dan kemudian diturunkan kadar airnya sampai mencapai 60-70% lalu difermentasi didalam tempat yang kedap udara (silo) yang idealnya berlangsung dalam kondisi tanpa oksigen (anaerob). Tujuan utama pembuatan silase adalah mengawetkan hijauan yang berlebih selama musim hujan yang apabila tidak diawetkan akan terbuang karena tidak cukup ternak untuk mengkonsumsinya dan mengurangi kehilangan nutrien. Mengawetkan hijauan dalam bentuk silase biasanya lebih rumit dari pada mengawetkan dalam bentuk hay tetapi lebih banyak nutrien dalam hijauan yang dapat dipertahankan dengan teknik pembuatan silase yang tepat.

Proses pembuatan silase bahan-bahan yang diperlukan adalah debog pisang dan hijaun. Untuk pembuatan silase dengan menggunakan hijauan bahan-bahan yang diperlukan adalah hijauan kemudian dipotong-potong 5 cm dengan menggunakan pisau tujuan dipotong kecil adalah untuk memudahkan dalam pencampuran agar homogen. Kemudian ditambahkan EM4 sebanyak 1 tutup botol dan olases sebanyak 240 ml setelah itu ditambahkan dengan bekatul 2,5 kg namun untuk debog pisang bekatul yang ditambhakan adalah 4 kg. sementara itu kelompok bahan konsentrat dapat berupa dedak padi . bahan konsentrat tersebut bermanfaat untuk memperbaiki kandungan nutrisi dari pakan yang dihasilkan serta sebagai substrat penopang proses fermentasi.Setelah di campur homogen kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik yang dilapisi 2 lapis setelah itu di ikat sampai dengan kondisi anaerob. Setelah itu silase tersebut difermentasi selama 2-3 minggu . setelah mecapai 2-3 minggu kemudian silase tersebut dibuka adapun ciri-ciri silase yang baik adalah rasa dan wanginya asam, warna pakan ternak masih hijau, tekstur rumput masih jelas, tidak berjamur, tidak berlendir, dan menggumpal.

Proses pembuatan silase juga tidak memerlukan pengeringan, sehingga dapat meminimalkan kerusakan zat makanan atau nutrisi akibat pemanasan.  Silase jugan mengandung sejumlah asam organik yang berfungsi menjaga keseimbangan populasi mikroorganisme pada rumen (perut) sapi.

Hasil dari pelaksanaan program pembuatan fermentasi pakan ternak yaitu rumput atau gedebog pisang berciri-ciri warna menjadi hujau keemasan, untuk bau yang dihasilkan menjadi bau wangi tidak berbau busuk, tekstur yang dihasilkan sama seperti hijaun segar awal dan tidak lembek.  Setelah diadakannya sosialisasi ini warga menjadi bertambah pengetahuan akan pentingnya mempertahankan kandungan nutrisi dari hijaun atau kedebog pisang yang dibuat.  

Tulisan diambil dari Laporan KKN Mercubuana pada Bulan Agustus 2019

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Desa

Lurah

SUGIMO, S.IP

Carik

DWI BUDIATUN, S.Pd,Si

Panata Laksana Sarta Pangripta

HERI WIDODO, SE

Danarta

SAPTONO

Ulu - Ulu

SUYANTO

Kamituwa

IHSAN SETIAWAN, S.Tr.P

Dukuh Jarakan

ROCHID FATONI, S.Pd

Dukuh Kedunggupit

RISMANTO

Dukuh Gebang

GUNANTO

Dukuh Dangsambuh

AJI PRASETYO, A.Md

Dukuh Kleben

RATMININGSIH

Jagabaya

PURWANTA, A.Ma

Dukuh Gowok

SUNARDI

Dukuh Kaliduren

SUKARMAN

Dukuh Jeringan

SUMARNO

Dukuh Pringtali

KURNIAWAN

Dukuh Pelem

AGUSTINUS SUPRIYONO

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Kebonharjo

Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, 34

Agenda

Belum ada agenda terdata

Sinergi Program

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:2,434
Kemarin:5,152
Total:433,684
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:192.168.64.23
Browser:Mozilla 5.0

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 1.843.171.574,00RP 1.354.736.159,63

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 1.918.648.235,00RP 936.434.579,00

Pembiayaan

AnggaranRealisasi
Rp 75.476.661,00RP 105.476.661,68

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

AnggaranRealisasi
Rp 11.601.680,00RP 6.252.000,00

Hasil Aset Desa

AnggaranRealisasi
Rp 8.025.000,00RP 8.645.000,00

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

AnggaranRealisasi
Rp 15.484.920,00RP 9.163.000,00

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 373.456.000,00RP 373.456.000,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 193.730.670,00RP 66.888.206,00

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 843.563.304,00RP 494.287.934,00

Bantuan Keuangan Provinsi

AnggaranRealisasi
Rp 395.000.000,00RP 395.000.000,00

Bunga Bank

AnggaranRealisasi
Rp 2.310.000,00RP 1.044.019,63

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 1.176.072.295,00RP 575.935.184,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 565.449.340,00RP 277.629.095,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 103.959.800,00RP 46.523.500,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

AnggaranRealisasi
Rp 40.718.800,00RP 18.346.800,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

AnggaranRealisasi
Rp 32.448.000,00RP 18.000.000,00

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-7.706302996702812
Longitude:110.15314221382143

Desa Kebonharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Buka Peta

Wilayah Desa