Desa Kebonharjo

Kecamatan Samigaluh
Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Artikel

Emas Hijau dari Ujung Barat Jogjakarta

Administrator

09 Oktober 2019

2.276 Kali Dibaca

Posisi negara Indonesia dilintasi garis khatulistiwa dengan garis edar matahari yang begitu dekat membuat kualitas vanili Indonesia sangat tinggi. 'Emas hijau' begitulah julukan tanaman yang memiliki nama lain panili atau perneli.

Masyarakat Eropa juga punya julukan khusus untuk vanili Indonesia, 'Java Vanilla Beans'.
Namun produksi vanili Indonesia sempat mandek sekitar tahun 2005 karena harganya jatuh. Banyak petani vanili meninggalkan komoditas ini. Padahal berdasarkan data ekspor, pada tahun 2001, Indonesia pernah menjadi eksportir vanili terbesar dunia.
Nah, lima tahun belakangan, budidaya vanili kembali menggeliat seiring dengan membaiknya harga vanili di pasar internasional. Sebagai gambaran, saat anjlok, harga vanili kering "cuma" dibanderol Rp 2 juta per kilogram. Namun informasi hari ini harga vanili kering mencapai Rp 4,5 juta/kg. Di negara lain seperti Meksiko, Ghana pada saat panen puncak harganya bisa Rp 6,2 juta per kilo.

Seperti diketahui sentra vanili di Indonesia tersebar di berbagai daerah seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, dan Papua. Beberapa tahun terakhir berkembang di Magelang, Purwokerto, Banyuwangi, Temanggung, Malang, Jember, Bondowoso. Di Sumatra dan Bali juga banyak sentra vanili. Sementara di Jogjakarta hanya di wilayah pegunungan menoreh ada namun masih sedikit populasinya. Menurut aturan tanam bahwa tanaman vanilli dalam satu hektare lahan bisa ditanami 2.500-3.000 pohon vanili. Satu pohon bisa menghasilkan 0,3 kg-0,4 kg vanili kering. Banyaknya produksi tergantung perawatan dan cara mengolah vanili pasca panen.

Salah satu petani yang mencoba keberuntungan menanam vanilli ialah Gandung (48th). Ditemui di pekarangan rumahnya saat melakukan proses penyerbukan bunga vanilli. Kaliduren Kebonharjo Samigaluh, Rabu (9/09/2019). Beliau menekuni tanaman ini sejak 4 tahun yang lalu. Pada awalnya dia menanam beberapa batang saja dan saat ini hanya mempunyai 20 batang vanili. Karena menanam vanilli saat ini susah. Tidak semua yang ditanam bisa hidup semua. Ada yang sebelum tumbuh sudah mati. Umumnya daun menjadi layu dan kering. Kalau tidak batang menjadi busuk. Sedangkan waktu yang dibutuhkan dari mulai menanam sampai dengan berbunga menjadi buah sekitar 3 - 4 tahun. Perawatan ekstra dan pupuk yang tepat salah satu faktor keberhasilan tumbuh. Itu belum soal bagaimana agar bisa berbunga.

Saat ini untuk tanaman vanilli memang lagi musim berbunga. Dan agar bunga bisa menjadi buah maka harus dilakukan proses perkawinan/penyerbukan buatan. Proses ini dilakukan pagi atau sore hari. Dan saya hari ini telah memperoleh hasilnya meskipun sedikit, namun setidaknya ini menjadi motivasi saya untuk terus menanam dan mengembangkan kembali budidaya tanaman vanilli.

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Desa

Lurah

SUGIMO, S.IP

Carik

DWI BUDIATUN, S.Pd,Si

Panata Laksana Sarta Pangripta

HERI WIDODO, SE

Danarta

SAPTONO

Ulu - Ulu

SUYANTO

Kamituwa

IHSAN SETIAWAN, S.Tr.P

Dukuh Jarakan

ROCHID FATONI, S.Pd

Dukuh Kedunggupit

RISMANTO

Dukuh Gebang

GUNANTO

Dukuh Dangsambuh

AJI PRASETYO, A.Md

Dukuh Kleben

RATMININGSIH

Jagabaya

PURWANTA, A.Ma

Dukuh Gowok

SUNARDI

Dukuh Kaliduren

SUKARMAN

Dukuh Jeringan

SUMARNO

Dukuh Pringtali

KURNIAWAN

Dukuh Pelem

AGUSTINUS SUPRIYONO

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Kebonharjo

Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, 34

Agenda

Belum ada agenda terdata

Sinergi Program

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:3,027
Kemarin:3,460
Total:429,125
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:192.168.64.23
Browser:Mozilla 5.0

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 1.843.171.574,00RP 1.354.736.159,63

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 1.918.648.235,00RP 936.434.579,00

Pembiayaan

AnggaranRealisasi
Rp 75.476.661,00RP 105.476.661,68

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

AnggaranRealisasi
Rp 11.601.680,00RP 6.252.000,00

Hasil Aset Desa

AnggaranRealisasi
Rp 8.025.000,00RP 8.645.000,00

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

AnggaranRealisasi
Rp 15.484.920,00RP 9.163.000,00

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 373.456.000,00RP 373.456.000,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 193.730.670,00RP 66.888.206,00

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 843.563.304,00RP 494.287.934,00

Bantuan Keuangan Provinsi

AnggaranRealisasi
Rp 395.000.000,00RP 395.000.000,00

Bunga Bank

AnggaranRealisasi
Rp 2.310.000,00RP 1.044.019,63

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 1.176.072.295,00RP 575.935.184,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 565.449.340,00RP 277.629.095,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 103.959.800,00RP 46.523.500,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

AnggaranRealisasi
Rp 40.718.800,00RP 18.346.800,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

AnggaranRealisasi
Rp 32.448.000,00RP 18.000.000,00

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-7.706302996702812
Longitude:110.15314221382143

Desa Kebonharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Buka Peta

Wilayah Desa