Desa Kebonharjo
Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo - 34
Administrator | 19 Agustus 2022 | 1.062 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
19 Agustus 2022
1.062 Kali Dibaca
Tujuh belas Agustus diperingati sebagai hari yang paling penting dan bersejarah bagi rakyat Indonesia. Hal ini disebabkan pada tanggal 17 Agustus adalah hari kemerdekaan Republik Indonesia. Presiden Republik Indonesia pertama Ir.Soekarno mengumumkan bahwa Indonesia sudah merdeka dari penjajah melalui pembacaan teks proklamasi kemerdekaan yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Warga Kalurahan kebonharjo memiliki tradisi dimalam 17 Agustus melakukan tirakatan, salah satunya warga Padukuhan Kedunggupit.
Bertempat dirumah bapak Rismanto selaku Dukuh Kedunggupit pada hari Selasa, 16 Agustus 2022 warga Kedunggupit melakukan tirakatan yang sudah menjadi tradisi secara turun temurun. Kegiatan ini dihadiri Sugimo, S.IP selaku Lurah Kebonharjo, Pamong Kalurahan, PKK, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Kedunggupit.
Dalam menyongsong hari kemerdekaan Padukuhan Kedunggupit ada berbagai macam perlombaan seperti lomba untuk anak –anak (lomba lari klereng, lomba menangkap ikan, lomba menyanyikan lagu kebangsaan, lomba makan kerupuk), lomba untuk remaja (lomba tenis meja, lomba volly), tidak hanya lomba itu saja ada juga salah satu lomba diikuti oleh ibu- ibu yaitu lomba menghias dan membuat nasi tumpeng. Akan tetapi tahun ini ada yang berbeda dalam membuat tumpeng yang biasanya nasi kuning kini membuat tumpeng tiwul.
Tumpeng yang biasanya lebih identik berbahan beras kali ini terbuat dari tepung gaplek. Tepung gaplek merupakan makanan tradisional dari Kabupaten Gunung Kidul yang terbuat dari ubi singkong dikeringkan lalu dihaluskan menjadi tepung, yang mana setelah dikukus menjadi tiwul.
Tumpeng tiwul yang berbentuk kerucut tersaji dengan jenis lauk pauk disekelilingnyan tentu memiliki makna tersendiri. Istilah Tumpeng merujuk pada masyarakat jawa yang merupakan akronim “yen metu kudu mempeng”.
Tumpeng tiwul sendiri yang berbentuk kerucut menyimbolkan permintaan kesejahteraan hidup yang semakin naik dan tinggi dengan mengedamkan kesederhanaan. Lauk teri atau ikan yang dibuat pedas, teri/ikan mengambarkan keuletan dalam perjuangan hidup serta kebersamaan dan kerukunan, rasa pedas ini memiliki arti kita tidak boleh memiliki sifat pemarah. Sayur urap terdiri dari, kacang panjang, wortel bayam ,tauge, hal ini memiliki keanekaragaman yang agung dan hidup lebih indah. Urap berasal dari kata “urip” yang memiliki arti hidup. Cabai memiliki makna memberikan suatu penerangan sehingga bermanfaat untuk sekitar. Perkedel terbuat dari kentang yang dihancurkan dan dibaliuti telur saat digoreng hal ini melambangkan dalam hidup perlunya ukuwah atau perkat dalam mengahadapi cobaan eksternal. Tempe dan tahu dalah bahan makanan pokok yang harganya terjangkau dan memiliki kaya nutrisi akan protein nabati, tempe bermakna bersungguh sungguhlah dalam memohon kepada Tuhan yang Maha Esa. Tahu memenuhi konsep keseimbangan baik bagi pencernaan dan memberikan nuansa warna menenangkan.
Sajian tumpeng diadakan pada tanggal 17 Agustus sebagai sebuah wujud representasi hubungan antara Tuhan dengan manusia dan bentuk rasa syukur atas keselamatan atau berkah dari Tuhan. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dengan mengedepankan pengamalan sila ke-5 Pancasila.
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
185
Populasi
113
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
298
185
Laki-laki
113
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
298
TOTAL
Aparatur Desa
Lurah
SUGIMO, S.IP
Carik
DWI BUDIATUN, S.Pd,Si
Panata Laksana Sarta Pangripta
HERI WIDODO, SE
Desa Kebonharjo
Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, 34
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk
Menu Kategori
Arsip Artikel
161 Kali
kleben, Deklarasi Kawasan Bebas Asap Rokok (KABAR)
77 Kali
Revitalisasi Tugu Padukuhan Pelem sebagai Upaya Pelestarian Identitas Lingkungan
105 Kali
Program Penomoran Rumah Terpadu oleh Mahasiswa KKN UNY Tingkatkan Ketertiban Administrasi di Pelem
108 Kali
Selamat Hari Guru Nasional
73 Kali
Lebih dari Tiga Ratus Warga Kebonharjo Memperoleh Bantuan Pangan
117 Kali
Demplot KWT Ngudi Rejeki Padukuhan Jarakan menjadi wisata edukasi/ Green Eduland
97 Kali
Pelatihan Digital Marketing Mendorong Petani ,UMKM Melek Teknologi dan Siap Bersaing di Era Digital
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 65 |
| Kemarin | : | 4,060 |
| Total | : | 266,572 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar