Desa Kebonharjo

Kecamatan Samigaluh
Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Artikel

Diseminasi Pangan Aman oleh PKK Desa Kebonharjo

Administrator

04 November 2019

616 Kali Dibaca

TP PKK Desa Kebonharjo lakukan diseminasi pangan aman pada hari Sabtu, 02 November 2019 bertempat di Balai Desa Kebonharjo. Pertemuan yang dihadiri anggota dan pengurus TP (Tim Penggerak) PKK itu menampilkan 2 orang pemateri, Ibu Sri Johariyah dan Ibu Siti Nuryati.

Materi pertama, terkait dengan pemilihan dan penyimpanan bahan pangan disampaikan oleh Ibu Sri Johariyah.

Standar keamanan pangan keluarga meliputi : pembelian bahan pangan, menyimpan pangan dengan aman, menyiapkan dengan seksama, serta menyajikan pangan dengan aman. Jangan lupa, untuk selalu menjaga kebersihan baik pangan maupun peralatan.


Beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli pangan agar aman bagi keluarga antara lain, tempat dan kondisi bahan. Ibu rumah tangga sebaiknya memilih tempat yang terjaga kebersihannya, juga memilih bahan makanan yang segar.

Dalam menyimpan makanan harus dipisahkan antara makanan yang mentah dan yang matang. Selain itu penyimpanan makanan juga harus dijauhkan dari tempat penyimpanan obat-obatan.


Untuk penyiapan makanan perlu dilakukan dengan seksama, saat penyajian harus menyesuaikan dengan jenis pangan yang ada. Bisa dalam keadaan panas, dingin, matang, atau mentah sesuai dengan kebutuhan.


Hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah selalu menjaga kebersihan baik peralatan maupun bahan pangan baik dalam pengolahan maupun penyimpanan bagi setiap keluarga.


Oleh karena itu perlu juga selalu diingat 5 Kunci keamanan pangan, antara lain: menjaga kebersihan dengan cuci tangan, memisahkan pangan matang dari yang mentah, memasak dengan benar (di atas 70°C) menjaga pada suhu aman (-5°C - 65°) serta selalu menggunakan air dan bahan aman.


Materi kedua tentang pangan thoyyib atau layak konsumsi disampaikan oleh pemateri Ibu Siti Nuryati.


Pangan layak konsumsi adalah pangan yang aman, bermutu, bergizi dan proporsional.


Pangan aman merupakan pangan yang bebas dari bahaya biologis, kimia dan fisik.


Bahaya biologis bisa berupa cemaran mikroba atau parasit yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Ciri pangan ini antara lain, bersih, kemasan tidak rusak, dan tidak basi.


Pangan aman dari bahaya kimia adalah pangan yang bebas dari cemaran kimia beracun seperti residu pestisida, logam berbahaya, serta tidak menggunakan BTP (Bahan Tambahan Pangan) berlebih.


Ciri pangan yang menggunakan BTP berlebih antara lain, timbul rasa pahit atau getir, terasa tebal di lidah, terlalu kenyal atau renyah, tidak dihinggapi lalat, berwarna sangat mencolok.


Pangan aman dari bahaya fisik adalah pangan yang bebas dari cemaran fisik atau benda asing yang dapat membahayakan jika tertelan. Cemaran fisik bisa berupa rambut, serpihan kayu, staples, kerikil dan lain-lain.


Selain aman, makanan juga harus bermutu. Pangan bermutu adalah pangan yang aman, memiliki kandungan gizi, dan memenuhi standar pemerintah.


Sedangkan pangan bergizi maksudnya makanan mengandung gizi yang dibutuhkan fan berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan tubuh. Makanan bergizi mengandung setidaknya salah satu dari unsur air, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Semua unsur gizi tersebut dibutuhkan dan memiliki fungsi tersendiri dalam menjaga kesehatan kita. Oleh karena itu, konsumsi pangan harus proporsional atau seimbang.


Untuk menjamin bahwa pangan yang dikonsumsi aman, sebaiknya selalu cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kadaluwarsa).

Jeng Menur

Diunduh dari: https://www.atmago.com/post/diseminasi-pangan-aman-oleh-pkk-desa-kebonharjo_1533a073-1e01-4098-9bb9-0c200f6e5912

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Desa

Lurah

SUGIMO, S.IP

Carik

DWI BUDIATUN, S.Pd,Si

Panata Laksana Sarta Pangripta

HERI WIDODO, SE

Danarta

SAPTONO

Ulu - Ulu

SUYANTO

Kamituwa

IHSAN SETIAWAN, S.Tr.P

Dukuh Jarakan

ROCHID FATONI, S.Pd

Dukuh Kedunggupit

RISMANTO

Dukuh Gebang

GUNANTO

Dukuh Dangsambuh

AJI PRASETYO, A.Md

Dukuh Kleben

RATMININGSIH

Jagabaya

PURWANTA, A.Ma

Dukuh Gowok

SUNARDI

Dukuh Kaliduren

SUKARMAN

Dukuh Jeringan

SUMARNO

Dukuh Pringtali

KURNIAWAN

Dukuh Pelem

AGUSTINUS SUPRIYONO

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Kebonharjo

Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, 34

Agenda

Belum ada agenda terdata

Sinergi Program

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:2,787
Kemarin:3,460
Total:428,885
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:192.168.64.23
Browser:Mozilla 5.0

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

AnggaranRealisasi
Rp 1.843.171.574,00RP 1.354.736.159,63

Belanja

AnggaranRealisasi
Rp 1.918.648.235,00RP 936.434.579,00

Pembiayaan

AnggaranRealisasi
Rp 75.476.661,00RP 105.476.661,68

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

AnggaranRealisasi
Rp 11.601.680,00RP 6.252.000,00

Hasil Aset Desa

AnggaranRealisasi
Rp 8.025.000,00RP 8.645.000,00

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

AnggaranRealisasi
Rp 15.484.920,00RP 9.163.000,00

Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 373.456.000,00RP 373.456.000,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

AnggaranRealisasi
Rp 193.730.670,00RP 66.888.206,00

Alokasi Dana Desa

AnggaranRealisasi
Rp 843.563.304,00RP 494.287.934,00

Bantuan Keuangan Provinsi

AnggaranRealisasi
Rp 395.000.000,00RP 395.000.000,00

Bunga Bank

AnggaranRealisasi
Rp 2.310.000,00RP 1.044.019,63

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 1.176.072.295,00RP 575.935.184,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 565.449.340,00RP 277.629.095,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

AnggaranRealisasi
Rp 103.959.800,00RP 46.523.500,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

AnggaranRealisasi
Rp 40.718.800,00RP 18.346.800,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

AnggaranRealisasi
Rp 32.448.000,00RP 18.000.000,00

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-7.706302996702812
Longitude:110.15314221382143

Desa Kebonharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo - Daerah Istimewa Yogyakarta

Buka Peta

Wilayah Desa