Kebonharjo – Dalam upaya menekan angka stunting serta mengoptimalkan tumbuh kembang anak sejak dini, Pemerintah Kalurahan Kebonharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, menggelar kegiatan inovatif pelayanan publik yang bertajuk GraNaSHidi (Integrasi Layanan Siklus Hidup dan Disabilitas). Salah satu agenda utama dari program ini adalah pelaksanaan Penyuluhan Keluarga Balita yang dikemas dalam "Kelas Nenek".
Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat pada Jumat, 10 Juli 2026, bertempat di Pendopo Kalurahan Kebonharjo. Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan dihadiri oleh lurah, carik, kamituwa, dan nenek pengasuh balita. Hadir sebagai narasumber Ibu Prihatin mantan Penyuluh KB Kapanewon Samigaluh dan Ibu Desi bidan Puskesmas Samigaluh II
"Kelas Nenek" ini diinisiasi bukan tanpa alasan. Sebagian usia produktif di Kalurahan Kebonharjo bekerja di luar wilayah, nenek berfungsi menjadi pengasuh utama. Oleh karena itu, penyuluhan ini secara khusus menyasar para nenek di wilayah Kebonharjo guna meningkatkan pemahaman mereka terkait pentingnya pola asuh dan pola makan yang sehat, bergizi, dan seimbang bagi balita.
Melalui edukasi ini, diharapkan para lansia yang ikut serta mengasuh balita dapat memperbarui pengetahuan mereka mengenai pemenuhan gizi modern. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial agar tidak muncul kasus stunting baru di wilayah Kalurahan Kebonharjo.Dengan terlaksananya inovasi GraNaSHidi melalui Kelas Nenek ini, Pemerintah Kalurahan Kebonharjo berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat di setiap siklus hidupnya, demi mewujudkan generasi masa depan Kebonharjo yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.