Kulon Progo – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UKMF Penelitian REALITY Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Program Sadar Tumbuh di Balai Desa Kebonharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo pada Senin (13/7). Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi Program KSATRIA yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemenuhan gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang anak, serta antisipasi gangguan kesehatan sebagai upaya pencegahan stunting.
Program Sadar Tumbuh diselenggarakan sebagai respons terhadap masih tingginya risiko stunting yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi gizi, kurang optimalnya pemantauan tumbuh kembang anak, serta perlunya penguatan kapasitas keluarga dalam menerapkan pola asuh yang mendukung pertumbuhan anak. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu dari keluarga stunting, keluarga berisiko stunting, serta kakek dan nenek yang turut berperan dalam pengasuhan anak.
Ketua Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIPP UNY, Ahmad Nazarudin Ari Nuha, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat yang dilakukan bersama Pemerintah Kalurahan Kebonharjo dan Puskesmas Samigaluh II. Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memerlukan peningkatan pemahaman orang tua mengenai pola asuh, pemantauan pertumbuhan anak, serta pemanfaatan layanan kesehatan secara berkala.
Kegiatan menghadirkan Sri Pujiati dari Puskesmas Samigaluh II sebagai narasumber. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pemantauan berat badan dan tinggi badan anak sesuai usia, deteksi dini gangguan tumbuh kembang, pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi seimbang, serta penerapan pola asuh (parenting) yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif melalui presentasi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab sehingga peserta mendapatkan umpan balik secara langsung mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengasuhan anak.
Program ini menargetkan partisipasi 50 peserta dengan indikator keberhasilan berupa meningkatnya pemahaman peserta mengenai pemantauan tumbuh kembang anak, pencegahan stunting, pemenuhan gizi seimbang, serta pentingnya pola asuh yang tepat. Selain itu, peserta diharapkan memiliki kesadaran untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan memanfaatkan layanan kesehatan, seperti Posyandu, secara rutin sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di lingkungan keluarga.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIP UNY akan melaksanakan pendampingan dan monitoring kepada peserta melalui pembagian Lembar Monitoring Pencegahan Stunting serta Buku Standar Operasional Prosedur (SOP) Monitoring Anak. Lembar monitoring tersebut akan digunakan oleh orang tua dan kader kesehatan untuk mencatat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sementara itu, SOP monitoring disusun sebagai pedoman pelaksanaan pemantauan yang terstruktur sehingga kader kesehatan dan keluarga memiliki acuan yang sama dalam melakukan pendampingan.
Selain itu, peserta juga memperoleh Buku Resep Xanthorrhiza dan Buku Resep SIPERKASA sebagai panduan dalam mengolah pangan bergizi berbahan dasar potensi lokal, sehingga keluarga dapat menerapkan menu sehat secara mandiri di rumah. Melalui pendampingan, monitoring, dan pemberian buku panduan tersebut, diharapkan hasil edukasi yang telah diberikan tidak berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mendukung pencegahan stunting serta optimalisasi tumbuh kembang anak di Kalurahan Kebonharjo.
Melalui kolaborasi antara Tim PPK Ormawa UKMF Penelitian REALITY FIPP UNY, Pemerintah Kalurahan Kebonharjo, dan Puskesmas Samigaluh II, Program Sadar Tumbuh diharapkan mampu memperkuat upaya promotif dan preventif dalam penanganan stunting di tingkat masyarakat. Program ini sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui pemberdayaan keluarga sebagai garda terdepan dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.