Kalurahan Kebonharjo
Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo - 34
Administrator | 20 September 2019 | 1.416 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
20 September 2019
1.416 Kali Dibaca
Komoditas pertanian yang ada di daerah Dusun Pringtali salah satunya adalah singkong. Banyak warga yang menanam singkong di lahannya. Warga Dusun Pringtali biasanya menjual singkong di daerah pasar-pasar dengan harga yang murah yaitu kisaran Rp 3000. Untuk meningkatkan harga jual pada singkong tersebuat maka kami melakukan pembelajaran tentang pembuatan wingko yang berbahan dasar singkong. Mungkin pada umumnya wingko dibuat dengan menggunakan tepung ketan. Untuk meningkatkan nilai ekonomis hasil pertanian singkong maka dilakukan pembuatan wingko singkong.
Wingko merupakan salah satu jenis makanan tradisional yang berasal dari
Babat, Jawa Timur. Wingko juga berkembang di Semarang, Jawa Tengah dan
lebih dikenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Kota Semarang, Jawa Tengah.
Wingko adalah makanan semi basah yang dibuat dari tepung ketan, kelapa parut
dan gula, dengan atau tanpa penambahan bahan makanan dan bahan tambahan
makanan lain yang diizinkan. Wingko memiliki rasa manis legit dengan cita rasa gurih dari kelapa. Wingko umumnya sangat digemari oleh semua kalangan
masyarakat karena memiliki cita rasa dan tekstur yang khas (SNI 01-4311-1996).
Wingko babat adalah makanan semi basah yang dibuat dari bahan dasar
tepung ketan, gula dan kelapa parut yang dioven dengan atau tanpa penambahan
bahan tambahan makanan lain yang diizinkan (Ronsley et al, 2001).
Wingko babat biasanya berbentuk bundar dengan tekstur padat dan kenyal serta biasa disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Wingko babat dapat dijual dalam bentuk bundar yang besar atau juga berupa kue-kue kecil yang dibungkus kertas. gula dan kelapa menjadikan kue ini nikmat. Wingko babat biasanya dikonsumsi sebagai hidangan selingan.
Di Padukuhan Pringtali mayoritas perkebunan merupakan penghasil singkong untuk memanfaatkan hasil dari pertanian tersebu. Agar menjadi nilai ekonomis yang tinggi, maka dilakukan pembuatan wingko dengan menggunakan singkong. Pembuatan wingko singkong ini bertujuan untuk meningkatkan hasil olah singkong.
Pada dasarnya ibu-ibu di Dusun Pringtali tidak pernah melakukan kegiatan yang efisien atau kegiatan yang yang dapat meningkatkan pendapatan penghasilan. Kurangnya pengetahuan dan ketrampilan pada ibu-ibu Dusun Pringtali sehingga kegiatan yang dilakukan hanya sebatas arisan tanpa adanya kegiatan yang dapat mendapatkan pendapatan tambahan. Sehingga dari program yang dibuat bertujuan ingin menambahkan pengetahuan mengenai pentingnya pengolahan dan pengemasan dari olahan wingko singkong.
Di padukuhan pringtali banyak memiliki lembaga-lembaga kemasyarakatan diantaranya adalah UPKKS, PPK, dan Wanita Tani Suka Lestari, yang memiliki kegiatan pengolahan dan penanaman. UPPKS sendiri merupakan program pemberdayaan ekonomi keluarga yang dikembangkan melalui usaha ekonomi mikro dengan sasaran keluarga, khususnya keluarga pra-sejahtera dan keluarga sejahtera. Sasaran peserta UPPKS adalah peserta KB dan pasangan usia subur khususnya keluarga pra-sejahtera. Sesuai dengan agenda kegiatan rapat bulanan UPPKS dusun pringtali mengadakan pertemuan di rumah anggota pada hari sabtu tanggal 3 Agustus 2019. Adapun anggota yang hadir saat sosialisasi pembuatan wingko singkong adalah 10 orang.
Sosialisasi pembuatan wingko singkong juga dilakukan pada kelompok PKK di Padukuhan Pringtali khusunya di Rt 15. Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau disingkat PKK adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. PKK sendiri terkenal dengan 10 program pokoknya, salah satunya yaitu pangan. Pemanfaatan singkong dalam pembuatan wingko singkong berkaitan erat dengan ketersediaan pangan. Sosialisasi pembuatan wingko singkong pada kelompok PKK dihadiri oleh 21 ibu ibu Rt 15.
Untuk bahan dari wingko singkong yaitu, singkong, kelapa parut, garam, gula, telur dan margarin. Margarin memiliki fungsi untuk menjaga tekstur agar tetap lembab dimana margarin ini dapat mengikat air dalam adonan. Telur memiliki fungsi untuk merekatkan adonan. Adapun cara pengolahan wingko singkong adalah singkong dikupas kemudian diparut, setelah itu menyiapkan kelapa dan diparut, menyiapkan gula, telur, margarin setelah bahan-bahan disiapkan kemudian mencampurkan gula, telur setelah itu memasukkan singkong dan kelapa yang telah diparut kemudian mencampurkannya sampai homogen. Setelah menjadi adonan kemudian dicetak dengan menggunakan cetakan ditunggu sampai dengan wingko singkong tersebut matang.
Untuk meningkatkan nilai ekonomis dari singkong kami memberikan desain untuk kemasan dari wingkong yaitu berupa plastik yang dilapisi dengan logo wingko singkong. Tujuan dari dibuatnya kemasan ini adalah untuk mengingkatkan nilai ekonomis dari wingko singkong tersebut.
Wingko yang dibuat dengan takaran 1 kg singkong dan 3 butir kelapa menghasilkan kira-kira 70 bungkus, dengan hasil rasa mirip dengan wingko babat berbahan dasar tepung ketan, dengan bau khas wingko, rasa manis dan gurih. Setelah dilakukan pengemasan tim KKN Mandiri 02 mencoba untuk mengkalkulasi harga dengan beban yang dicantumkan yaitu 20% untuk tenaga kerja 10% bahan bakar dan 10% laba yaitu harga jualnya menjadi Rp 1000/buah.
Manfaat yang diperoleh warga setelah mengikuti sosialisasi yaitu warga menjadi bertambah inovasi dan meningkatkan ketrampilan. Dan warga dapat mengolah makanan sehingga mampu meningkatkan nilai jual dari potensi hasil pertanian singkong. Antusias yang cukup tinggi pada ibu-ibu dalam melakukan kegiatan dan rasa ingin tahu membuat program ini dapat terlaksana dengan lancar.
Tulisan bersumber dari Laporan KKN Mercubuana pada Bulan Agustus 2019
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1178
Populasi
1209
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
2387
1178
Laki-laki
1209
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
2387
TOTAL
Aparatur Kalurahan
Lurah
SUGIMO, S.IP
Carik
DWI BUDIATUN, S.Pd,Si
Panata Laksana Sarta Pangripta
HERI WIDODO, SE
Danarta
SAPTONO
Ulu - Ulu
SUYANTO
Kamituwa
IHSAN SETIAWAN, S.Tr.P
Dukuh Jarakan
ROCHID FATONI, S.Pd
Dukuh Kedunggupit
RISMANTO
Dukuh Gebang
GUNANTO
Dukuh Dangsambuh
AJI PRASETYO, A.Md
Dukuh Kleben
RATMININGSIH
Jagabaya
PURWANTA, A.Ma
Dukuh Gowok
SUNARDI
Dukuh Kaliduren
SUKARMAN
Dukuh Jeringan
SUMARNO
Dukuh Pringtali
KURNIAWAN
Dukuh Pelem
AGUSTINUS SUPRIYONO
Kalurahan Kebonharjo
Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, 34
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN
Masuk
Menu Kategori
Arsip Artikel
18.806 Kali
Mari samakan Identitas di SPPT PBB P2 dengan SHM
.png)
5.686 Kali
Silase Si Pakan Ternak Berkualitas dan Tahan Lama
3.772 Kali
Penemuan Kasus TB aktif melalui Skrining
3.120 Kali
KTP, KK, KIA Jadi Pengganti Kartu BPJS
2.638 Kali
PANDUAN PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI TAHUN 2026
2.543 Kali
Kalurahan Kebonharjo Membentuk Ruang Komunitas Digital Desa dalam Mewujudkan Desa Cerdas
.png)
2.363 Kali
Emas Hijau dari Ujung Barat Jogjakarta
25 Kali
PENGUMUMAN SELEKSI OPEN RECRUITMENT BUMDes BINANGUN BABAR ANYAR
21 Kali
GAPOKTAN KEBONHARJO GANDENG PT SOBI UNTUK MELEJITKAN DAYA JUAL PERKEBUNAN
54 Kali
Menuju Kalurahan Inklusif, Pemkal Kebonharjo Gelar Pembahasan Draf Perkal tentang Pelindungan Penyandang Disabilitas
80 Kali
Mari Datang Ke Posyandu pada Bulan Agustus 2026
46 Kali
WASPADA MUSIM KEMARAU 2026: AKSI BERSAMA KEBONHARJO
34 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan dan Penghidupan, Warga Kebonharjo Ikuti Pelatihan Dasar Penanggulangan Bencana Inklusif
76 Kali
Kebonharjo Borong Prestasi: Raih Peringkat IV PPID Award 2026 dan Lunas PBB-P2 Tingkat Kabupaten
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 2,383 |
| Kemarin | : | 3,397 |
| Total | : | 592,830 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar