You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kebonharjo
Logo Desa Kebonharjo
Kebonharjo

Kec. Samigaluh, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Selamat Datang di Website Pemerintah Kalurahan Kebonharjo - Untuk informasi selengkapnya dan pengajuan aduan silahkan menghubungi PPID Kebonharjo-Email:pemdeskebonharjo@gmail.com- Ciptakan pemerintahan yang bebas korupsi dan gratifikasi guna mewujudkan "KEBONHARJO MONCER"

SD Muhammadiyah Kebonharjo Mewariskan Seni Budaya Jawa pada Pewarisnya

Administrator 13 Maret 2020 Dibaca 548 Kali

Generasi kita berhak atas warisan seni budaya luhur bangsa ini. Kepada mereka estafet kebudayaan akan dilanjutkan dan sejak hari ini pula kita berkewajiban mengajarkannya. Kolaborasi antar berbagai pihak menjadi kunci keberhasilannya. Adalah SD Muhammdiyah Kebonharjo yang sudah hampir 2 tahun ini melatih anak didiknya mengenal kembali seni budaya kerawitan, tari tradisonal, dan seni dolanan anak. Dengan memanfaatkan gamelan milik desa yang saat ini dipergunakan kelompok kethoprak Ngesti Budaya di Padukuhan Kaliduren.


Latihan yang diselengarakan SD Muhammadiyah telah melahirkan karya yang telah dipentaskan di event Kalurahan Kebonharjo. Di hadapan wakil Bupati Kulon Progo pada acara Bulan Bakti Gotong Royong mampu menampilkan karya kerawitan dan tari tradisional pada bulan Mei 2019, dan pada bulan Agustus 2019 dihadapan Camat (disebut Panewu sekarang) menyambut upacara tilik pedukuhan di Padukuhan Jarakan.


Baru baru ini pada tanggal 7 Maret 2020 SD Muhammadiyah Jarakan mendapat jawilan dari sanggar seni Mahening Budhi pada acara gebyagan seni, menampilkan seni krawitan dan dolanan anak yang merupakan bagian dari ektrakurikuler kemataraman. Penampilan yang sudah dipersiapkan melalui latihan rutin pada tiap hari Jumat dengan asuhan Ibu Sumarsih, S. Pd.


Kegiatan latihan rutin dan pementasan adalah wujud komitmen SD Muhammdiyah Kebonharjo untuk menguri-uri budaya jawa yaitu seni gamelan dan seni tarik suara. Harapannya pendekatan seni akan mampu menumbuhkan nilai dan karakter yang termuat di dalam tembang yang sarat dengan nasehat atau pitutur.

Tatik Purwantari, selaku Kepala Sekolah menyampaikan melalui pesan singkat bahwa budaya jawa kalau tidak kita uri uri nanti akan punah dan juga bisa dipelajari orang asing yang nantinya kita bakal kehilangan. "Siapa lagi kalau bukan kita yang harus melakukan," tandasnya.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan