Kalurahan Kebonharjo menjadi salah satu wilayah sasaran Pelatihan Digital Marketing yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemda DIY. Kegiatan berlangsung di Pendopo Kalurahan Kebonharjo telah dimulai sejak Selasa (18/11) dan akan berakhir pada Jum’at (21/11). Kegiatan ini dikuti 16 (enam belas) peserta yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan pertanian terpadu.
Pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan kemampuan pemasaran berbasis teknologi yang semakin penting di era digital. Beberapa tujuan utama kegiatan ini meliputi:
- Meningkatkan pemahaman dasar digital marketing bagi pelaku usaha lokal maupun petani
- Mendorong UMKM agar mampu mempromosikan produk melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan WhatsApp Business.
- Memberikan keterampilan dalam membuat konten menarik yang dapat memperluas jangkauan pasar.
- Mengajarkan strategi branding, copywriting, dan manajemen toko online.
- Membantu masyarakat memahami peluang penjualan melalui marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan lainnya.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pendampingan secara langsung dari narasumber yang berpengalaman di bidang pemasaran digital yaitu Bapak Ingge S Cahyadi bersana tim dari LPK Alphabeth. Beberapa materi yang diberikan antara lain:
- Dasar-Dasar Digital Marketing
Peserta diperkenalkan pada konsep pemasaran digital, perilaku konsumen online, serta tren pemasaran yang relevan bagi UMKM lokal.
- Optimasi Media Sosial untuk Promosi Produk
Narasumber menjelaskan teknik mengelola akun bisnis, membuat caption yang menarik, memanfaatkan hashtag, dan membangun interaksi dengan audiens.
- Pembuatan Konten Foto dan Video
Peserta dilatih membuat foto produk yang estetik menggunakan smartphone, serta teknik editing sederhana agar konten terlihat lebih profesional.
- Marketplace dan Manajemen Toko Online
Materi mencakup cara membuka toko di marketplace, mengatur katalog produk, mengelola pesanan, hingga teknik meningkatkan rating toko.
- Branding dan Copywriting
Peserta diajarkan bagaimana membuat identitas merek, pesan pemasaran, dan tulisan promosi yang mampu menggugah minat pembeli.
Selama dua hari pelatihan berlangsung, peserta terlihat aktif bertanya dan praktik langsung. Banyak dari mereka yang sebelumnya belum memahami cara memasarkan produk secara digital, namun setelah mengikuti pelatihan ini mulai mampu membuat konten dan mengoptimalkan media sosial untuk berjualan.