Kebonharjo (26/6) – Pemerintah Kalurahan Kebonharjo terus berkomitmen menghadirkan inovasi pelayanan masyarakat melalui penyelenggaraan Kelas Emas 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program ini merupakan salah satu inovasi kalurahan yang didukung melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan DIY, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak awal kehidupan.
Program Kelas Emas 1000 HPK difokuskan pada pendampingan ibu hamil, ibu menyusui, serta keluarga yang memiliki bayi dan balita bawah dua tahun. Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan merupakan masa yang sangat penting dalam menentukan tumbuh kembang anak, sehingga pemenuhan gizi, kesehatan, pola asuh, dan stimulasi menjadi perhatian utama.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemberian ASI eksklusif, MPASI yang tepat, pencegahan stunting, sanitasi, kesehatan lingkungan, hingga pengasuhan yang responsif. Kegiatan menghadirkan tiga narasumber yaitu dr. Neni Setiyowati dari Puskesmas Samigaluh II, Doni Prawoto PKB Kapanewon Samigaluh, serta Siti Nurayati Kader Pembangunan Manusia. Setelah kelas penyuluhan dilanjutkan konseling gizi dan tumbuh kembang anak.
Pelaksanaan Kelas Emas 1000 HPK menjadi salah satu bentuk nyata inovasi pelayanan Pemerintah Kalurahan Kebonharjo yang mengedepankan pendekatan kolaboratif. Pemerintah kalurahan bersinergi dengan Puskesmas, kader Posyandu, PKK, serta berbagai unsur masyarakat agar edukasi dapat menjangkau seluruh keluarga sasaran secara berkelanjutan.
Dukungan pendanaan melalui BKK Dana Keistimewaan memberikan ruang bagi kalurahan untuk mengembangkan program-program inovatif yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat. Pemanfaatan Dana Keistimewaan untuk inovasi kalurahan sejalan dengan semangat reformasi kalurahan yang mendorong lahirnya berbagai terobosan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dwi Budiatun, Carik Kebonharjo dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kelas Emas 1000 HPK bukan sekadar kegiatan penyuluhan, tetapi menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran keluarga mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan, diharapkan angka stunting dapat ditekan serta kualitas kesehatan ibu dan anak semakin meningkat.
Ke depan, Pemerintah Kalurahan Kebonharjo berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan dukungan Dana Keistimewaan DIY, diharapkan pelayanan publik di tingkat kalurahan semakin berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan masyarakat.