Kelompok Wanita Tani Suka Lestari Padukuhan Pringtali pada Senin, 7 Juli 2025 mengadakan pertemuan rutin lapanan. Pertemuan lapan ini dikunjungi oleh PPL dan POPT dari BPP Kapanewon Samigaluh. Kunjungan ini berhubung adanya laporan bahwa KWT Suka Lestari mengalami permasalahan hama pada tanaman holtikultura di lahan demplot.
Saranta selaku PPL dan Dinna Sukmawati,A,Md, SP selaku POPT dari BPP Samigaluh mendampingi praktek pembuatan pestisida nabati yang ramah lingkungan. Bahan pembuatan pestisida terbuat dari bahan alami disekitar lingkungan sehingga sangat ramah lingkungan serta tidak berbahaya pada tanaman maupun lingkungan. Pembuatan pestisida alami melalui tahapan yang mudah, bahan murah, dan peralatan yang sederhana.
”Kebanyakan pestisida dari jenis nabati memiliki sifat hit and run, maksudnya adalah zat pestisida nabati tersebut diaplikasikan dapat membunuh hama saat itu juga dan setelah mati residunya akan hilang terdegradasi oleh alam, ”ungkap Ibu Dinna Sukmawati,A,Md, SP.
Bahan pembuatan pestisida nabati antara lain daun mindi, bawang putih, dan rimpang lengkuas. Pestisida nabati digolongkan menjadi pestisida alami yang bahan bakunya mudah diperoleh di sekitar kita. Semoga dengan pembuatan pestisida nabati ini anggota KWT SUKA LESTARI tetap semangat dalam menanam sayuran dan sejenisnya karena sudah ada pembasmi hama dari pestisida ramah lingkungan.
Sumber berita: Kurniawan Dukuh Pringtali