Sabtu (22/3), Guna menyiapkan pelaksanaan program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sumber APBD II, maka Pemerintah Kalurahan Kebonharjo mengundang fasilitator untuk melakukan sosialisasi kepada warga calon penerima program.
.jpg)
Sebelumnya Sugimo selaku Lurah Kebonharjo memberikan informasi bahwa Kebonharjo memperoleh program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sumber APBD II Tahun Anggaran 2025 menyasar 7 KK miskin. Beliau juga menyampaikan pesan pada calon penerima untu mendengarkan sosialisasi dengan seksama, bertanya hal yang kurang jelas, dan berkomitmen menyelesaikan program dengan target tercapai.
Ketujuh calon penerima RTLH sumber APBD II yaitu:
|
PUTUT RISWANTO |
Kaliduren, Kebonharjo |
|
PARNO |
Kedunggupit, Kebonharjo |
|
SARJAN |
Kedunggupit, Kebonharjo |
|
MIJAN |
Jeringan, Kebonharjo |
|
WAKIJAN |
Gebang, Kebonharjo |
|
PRIMO CAHYONO |
Kleben, Kebonharjo |
|
Pengganti Alm. SOTIRTO/ SUPARMAN |
Pringtali, Kebonharjo |
Diinformasikan oleh Supanto selaku fasilitator bahwa program Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sumber APBD II berupa dana stimulant sejumlah Rp 20.000.000, 00 (dua puluh juta rupiah). Alokasi anggaran belanja material Rp 17.500.000, 00 dan alokasi upah tenaga kerja Rp 2.500.000, 00. Dana ditransfer ke rekening penerima. Selanjutnya dipindahbukukan ke penyedia barang dan jasa.
.jpg)
Pelaksanaan kegiatan mulai awal Mei sampai akhir Juni. Target Pembangunan rumah layak huni minimal pengerasan, dinding permanen, dan pemasangan pintu.