You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kebonharjo
Logo Desa Kebonharjo
Kebonharjo

Kec. Samigaluh, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Selamat Datang di Website Pemerintah Kalurahan Kebonharjo - Untuk informasi selengkapnya dan pengajuan aduan silahkan menghubungi PPID Kebonharjo-Email:pemdeskebonharjo@gmail.com- Ciptakan pemerintahan yang bebas korupsi dan gratifikasi guna mewujudkan "KEBONHARJO MONCER"

Enam Perempuan Kebonharjo Mengikuti Pelatihan Membatik

Administrator 24 Maret 2023 Dibaca 942 Kali
Enam Perempuan Kebonharjo Mengikuti Pelatihan Membatik

Enam warga Kebonharjo Mengikuti Pelatihan Membatik yang diselenggarakan oleh Disdagin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian) Kabupaten Kulon Progo. Pelatihan bertempat di Galeri IKM Rahayu Batik berlangsung dari tanggal 13 Maret-18 Maret. Pelatihan bertajuk Penumbuhan Wirausaha dibuka pada Senin, 13 Maret 2023 oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kulon Progo. Pelatihan ini merupakan angkatan ke-4 yang diikuti peserta dari 3 kalurahan di wilayah Kapanewon Samigaluh, yaitu Kalurahan Kebonharjo, Banjarsari, dan Purwoharjo. 

Dalam sambutannya, Ir. Sudarna, MMA berharap seusai pelatihan diharapkan akan muncul para usahawan baru di bidang perbatikan. Tingginya prosentase kemiskinan di wilayah Kulon Progo mendorong pemerintah untuk mengalokasikan dana untuk menangani masalah tersebut dengan memberikan pelatihan bagi warga untuk menumbuhkan usaha baru yang diharapkan kelak akan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha. 

Menumbuhkan usahawan baru memang tidak mudah, akan tetapi harus dimulai, demikian ungkapnya. Untuk menjadi usahawan batik memang tidak cukup hanya dengan pelatihan saja, membutuhkan sarana dan prasarana lain, salah satunya adalah tempat yang luas, akan tetapi kondisi di 3 Kalurahan (Kebonharjo, Banjarsari, dan Purwoharjo) masih memungkinkan untuk mengembangkan usaha ini.

Dalam sambutannya, Ir. Sudarna juga berpesan sebagai sesama usahawan batik hendaknya merasa senasib sepenanggungan, bukan untuk bersaing tapi untuk bersanding. Selain itu agar berhasil dalam mengembangkan usaha, para calon usahawan juga harus fokus dan tekun. Dengan menekuni usaha ini diharapkan pendapatan akan meningkat, dan kesejahteraan juga akan lebih baik. 

Dalam pelatihan tersebut keenam peserta dari Kebonharjo menawarkan Candi Pringtali dan Kopi Menoreh sebagai ikon produk batik Kebonharjo. Selain kaya akan filosofi, dengan mengangkat kedua ikon tersebut diharapkan batik juga menjadi sarana pelestarian dan pengenalan budaya bagi masyarakat luas. 

Candi Pringtali sebagai satu-satunya candi yang ada di wilayah Kalurahan Kebonharjo sejauh ini belum begitu dikenal apalagi menjadi kebanggaan bagi masyarakat luas. 

Dalam sambutannya penutupan, panitia penyelenggara mengungkapkan beberapa produk kain batik hasil karya peserta dari Kebonharjo sudah layak jual. 

Pada saat ini beberapa produk hasil pelatihan sudah terjual. Sebagai tindak lanjut pelatihan telah terbentuk kelompok pembatik 'Lestari' dengan kedudukan sekretariat di Padukuhan Kaliduren RT 07.(*)

Penulis: Siti Nuryati 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan