You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kebonharjo
Logo Desa Kebonharjo
Kebonharjo

Kec. Samigaluh, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Selamat Datang di Website Pemerintah Kalurahan Kebonharjo - Untuk informasi selengkapnya dan pengajuan aduan silahkan menghubungi PPID Kebonharjo-Email:pemdeskebonharjo@gmail.com- Ciptakan pemerintahan yang bebas korupsi dan gratifikasi guna mewujudkan "KEBONHARJO MONCER"

Warga Gowok Gali Sumur untuk Dapatkan Air Bersih

Administrator 12 Oktober 2019 Dibaca 525 Kali
Dampak kemarau panjang sepertinya mulai dirasakan warga dusun Gowok desa Kebonharjo di Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.

Warga di dusun Gowok sebagian sudah banyak merasakan kesulitan air bersih karena sumber mata air yang biasanya sering diambil telah mulai berkurang, atau bahkan ada yang sudah mengering. Untuk mengantisipasi hal itu seorang warga terpaksa menggali tanah untuk membuat sumur dengan harapan memperoleh air lebih banyak lagi.

Meskipun airnya tidak banyak seperti waktu musim hujan, akan tetapi karena air menjadi kebutuhan utama maka mereka tetap adakan pengalian. Tutur seorang warga yang tak mau disebutkan namanya.

Ditemui dilokasi penggalian sumur air, Sabtu, (21/09/2019) Nugroho Wiji Subekti mengatakan " Bahwa pada saat musim kemarau ini untuk menggali membuat sumur adalah pekerjaan sampingan dan berkah tersendiri. Menurutnya hal itu karena sebagian masyarakat telah kekurangan air dan ingin membuat sumur, maka saya akan dapat order ,"kelakarnya". Sedangkan alat yang kami gunakan adalah sederhana seperti cangkul, linggis ,pelancong dan ember dan semua mengunakan tenaga manusia." Pungkasnya.
Dalam membuat sumur Kali ini dia ditemani oleh dua sahabatnya yaitu Basol Sukijan dan Paryadi.

Menurut Dukuh Gowok (Sunardi) mengatakan, bahwa beberapa warga di dusun Gowok sebenarnya sudah merasakan krisis air bersih disebagian wilayah pada bulan-bulan ini. Oleh karena itu beliau meminta untuk melakukan penghematan air. Hingga kini, kata dia, belum ada perhatian pemerintah soal krisis air bersih di dusun Gowok ini. Saya juga memahami keadaan masyarakat saat ini lagi susah mendapatkan air bersih. Dan yang paling penting untuk kedepan harapanya kepada pemerintah adalah ada usaha maupun sosialisasi dalam memelihara sumber air dan keberlangsungan hayati, kita harus memelihara hutan sebagai kawasan penyangga air. Supaya jika musim kemarau tidak kehabisan sumber air. Tentu ini harus bersinergi dengan stake holder dinas terkait. Semua masyarakat harus menyadari keseimbangan alam bagi kehidupan. Sedangkan bagi yang kekurangan air bersih mudah-mudahan besok ada bantuan air bersih bagi warga yang sangat membutuhkan.

“Kita mengharapkan bantuan pemerintah untuk keluar dari kesulitan mendapatkan air bersih, “ ungkapnya.


 
Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan