“Sumilaking Pedhut Kebonharjo” lakon atau cerita yang dibawakan dalam pentas kesenian ketoprak yang dilaksanakan di Halaman Kalurahan Kebonharjo, tadi malam (19/08). Pentas seni menjadi penutup dalam serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke-79. Dengan judul Sumilaking Pedhut Kebonharjo yang menceritakan asal mula Kalurahan Kebonharjo, dimana dahulu banyak terjadi bencana alam, wabah, dan kehidupan sosial yang kurang baik, sehingga para warga desa meminta petunjuk kepada Tuhan, dan mendapat jawaban dari tetua desa untuk melakukan upacara adat sebagai bentuk rasa syukur, dilaksanakan di bulan Sapar dan harus ada pentas seni Tayub/Tledek . Pentas perdana malam ini, dimeriahkan oleh pemain ketoprak dari berbagai unsur, antara lain pamong kalurahan, BPKal, LPMKal, Penggiat seni di Kalurahan Kebonharjo dan juga mengundang bintang tamu Seniwati Sri Lestari.
Sebelum pentas seni ketoprak di mulai, ada beberapa penampian tari tarian dari padukuhan padukuhan yang berada di Kalurahan Kebonharjo. Tari Angguk Manis, Tari Abyor, Tari Angguk Jos dan juga Tari Incling Jangget yang di persembahkan anak remaja padukuhan masing masing. Acara dimulai pukul 20.30 dan selesai pukul 01.00 dini hari. Penonton memadati halaman kalurahan untuk menyaksikan penutupan dari acara HUT RI-79 ini. Dengan adanya pentas seni ini, yang utamanya dilakukan oleh para penggiat seni lokal (kalurahan) menjadi wadah yang baik untuk mempersatukan dan melestarikan warisan leluhur nenek moyang.
Penulis: Aji Prasetyo Kader Digital