You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kebonharjo
Logo Desa Kebonharjo
Kebonharjo

Kec. Samigaluh, Kab. Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Selamat Datang di Website Pemerintah Kalurahan Kebonharjo - Untuk informasi selengkapnya dan pengajuan aduan silahkan menghubungi PPID Kebonharjo-Email:pemdeskebonharjo@gmail.com- Ciptakan pemerintahan yang bebas korupsi dan gratifikasi guna mewujudkan "KEBONHARJO MONCER"

Posyandu 6 SPM Bukan Beban Tapi Amanah Luar Biasa

Administrator 14 November 2025 Dibaca 33 Kali

Dalam upaya memperkuat kualitas layanan posyandu dan memastikan standar pelayanan minimal (SPM) diterapkan secara optimal, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Pemda DIY bersama Tim Pembina Posyandu DIY menyelenggarakan Workshop Penerapan 6 SPM Posyandu yang diikuti oleh perwakilan TP Posyandu Kabupaten/Kota, TP Posyandu Kapanewon, TP Posyandu Kelurahan/Kalurahan, serta kader posyandu dari seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini menjadi forum penguatan kapasitas sekaligus wadah koordinasi lintas daerah untuk mewujudkan posyandu yang semakin responsif, berkualitas, dan terstandar. Kalurahan Kebonharjo mengirimkan Dwi Budiatun selaku sekretaris TP Posyandu Kalurahan Kebonharjo mengikuti acara tersebut.

Gusti Kanjeng Ratu Hemas selaku Ketua Tim Pembina Posyandu DIY membuka secara resmi penyelenggaraan workshop. Beliau menyampaikan transformasi posyandu menjadikan posyandu sebagai simpul pelayanan dasar, berkualitas, dan berkelanjutan yang tidak hanya memberikan pelayanan pada bidang kesehatan, namun bertransformasi memberikan layanan pada 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Jangan anggap Posyandu Enam SPM sebagai beban tapi jadikan ini sebagai amanah yang luar biasa.” Ungkap beliau memberikan motivasi.

Workshop ini berfokus pada penguatan pemahaman mengenai enam standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu dengan mendatangkan narasumber Bapak Mardiyana, Kepala Balai PMD Yogyakarta. Sementara untuk meningkatnya semangat dan motivasi seluruh pihak yang berperan sebagai garda depan implementasi Posyandu 6 SPM, hadir Bapak Ewang Sewoko.

Melalui sesi materi dan diskusi interaktif, peserta diajak memperdalam peran masing-masing standar, strategi pelaksanaannya, serta indikator yang harus dicapai di tingkat posyandu. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini, para peserta baik dari TP Posyandu maupun kader tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat membahas teknik pencatatan dan pelaporan posyandu dan sarpras serta dukungan dana penyelenggaraan transformasi posyandu.

Selain memperkuat kompetensi teknis, workshop ini juga menjadi momentum memperkuat jejaring dan kolaborasi. Peserta dari berbagai wilayah saling bertukar pengalaman mengenai tantangan di lapangan seperti rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sarana, hingga kebutuhan inovasi dalam kegiatan posyandu.

Melalui kolaborasi lintas kabupaten/kota, diharapkan terbentuk pemahaman yang lebih seragam mengenai implementasi 6 SPM serta komitmen bersama untuk menghadirkan posyandu yang lebih efektif dan berdaya.

Harapan ke depan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan kader posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai 6 SPM, posyandu di seluruh DIY diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih berkualitas, terukur, dan berkelanjutan.

 

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan